Santunan Sopir sebagai salah satu Program Andalan After Sales Service Astra Isuzu

//Santunan Sopir sebagai salah satu Program Andalan After Sales Service Astra Isuzu

Santunan Sopir sebagai salah satu Program Andalan After Sales Service Astra Isuzu

Astra Isuzu mengadakan seremoni penyerahan Santunan Sopir di Gaikindo Indonesia International Auto Show 2018. Program Santunan Sopir merupakan program unggulan dari Astra Isuzu yang diluncurkan sejak tahun 2006. Program ini menjadi diferensiasi layanan yang tidak dimiliki oleh kompetitor manapun baik dealer resmi Isuzu non Astra maupun dealer otomotif merk lainnya.

Sasaran utama program ini yaitu para sopir yang mengemudikan kendaraan merek Isuzu dan melakukan service kendaraannya di bengkel Astra Isuzu.

Pelanggan Astra Isuzu yang mendapatkan program ini adalah sopir dari instansi Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi dan Suku Dinas Kehutanan Kota Administrasi Jakarta Selatan, dengan ahli waris:

  1. AHLI WARIS : IBU. TUTI MULYATI – DINAS LINGKUNGAN HIDUP KOTA BEKASI dengan perwakilan instansi Ibu Roosndajani Retno D, SH., MH. (Sekretaris Dinas)
  2. AHLI WARIS : BPK. ARPAN – SUKU DINAS KEHUTANAN KOTA ADMINISTRASI JAKARTA SELATAN & dengan perwakilan instansi Ibu Ir. Elly Sugestiningsih (Kepala Sub Bagian Tata Usaha)

Program ini memiliki persyaratan sebagai berikut, dimana Pengemudi atau sopir yang berhak mengikuti program Santunan Sopir harus memenuhi beberapa hal:

  1. Berusia 17 sampai 60 tahun.
  2. Memiliki SIM A atau SIM B yang masih berlaku.
  3. Melakukan service di bengkel Astra Isuzu baik datang langsung ke bengkel maupun memanfaatkan layanan Bengkel Isuzu Berjalan (BIB/mobile service).
  4. Hanya untuk pengguna Isuzu Panther Pick Up, Panther box, Elf, dan Giga.

Pengemudi atau sopir yang memenuhi syarat tersebut di atas akan didaftarkan dan mendapatkan kartu registrasi Santunan Sopir yang berlaku selama 3 bulan sejak tanggal service kendaraan. Seseorang hanya dapat memperoleh maksimal 1 kartu registrasi selama masa berlakunya kartu tersebut.

Kondisi yang dapat memungkinkan untuk melakukan klaim santunan sopir yaitu sebagai berikut :

  1. Mengalami cidera atau meninggal dunia akibat kecelakaan.
  2. Kecelakaan yang dimaksud yaitu benturan atau sentuhan benda keras atau benda cair (kimiawi) atau gas atau api yang datangnya dari luar (faktor eksternal) terhadap badan (jasmani) seseorang yang mengakibatkan kematian atau cacat atau luka yang sifat dan tempatnya dapat ditentukan oleh dokter.
  3. Kecelakaan yang dimaksud tidak harus sedang menggunakan kendaraan Isuzu.

Besarnya nilai santunan yang didapatkan yaitu sebagai berikut

Meninggal dunia akibat kecelakaan mendapat santunan sebesar Rp 20.000.000,-. Biaya perawatan rumah sakit dan obat-obatan mendapat santunan maksimal sebesar Rp 2.000.000,- yang dilakukan dalam 1 kali proses klaim (tidak bersifat akumulatif).

By |2018-11-08T13:47:44+00:00September 3rd, 2018|News|0 Comments

About the Author:

Leave A Comment